i. Cinta atau mahbbah kepada Allah merupakan tujuan akhir dari seluruh tingkat dan tahap dalam kehidupan orang yang menelusuri jalan menuju Allah. Tidak ada satu pun dari tingkat yang lebih tinggi dari cinta kecuali semuanya hasil dari cinta itu sendiri seperti rindu kepada Allah Yang Maha menciptakan dan merasa tenang bersama-Nya. Kemudian setiap tingkat yang lebih rendah dari cinta merupakan pendahuluan proses bercinta seperti taubat, sabar dan zuhud.
Melalui cinta yang agung terhadap Yang Maha Pencipta, maka seseorang akan melakukan ibadah sesuai dengan perintah dan mejauhi segala larangan-Nya. hakikat ibadah dalam kesempurnaan cinta yang disertai dengan kesempurnaan rasa tunduk dan merendahkan diri terhadap Khalik. cinta kepada-Nya adalah cinta yang berdiri sendiri dan menjadi sumber utama dari keseluruhan cinta kepada selain-Nya.
ii. Dan tidak terhindar kita dari merasa cinta dan sayang terhadap makhluk yang juga diciptakan oleh Yang Maha Pencipta. cinta itu : "Ia menerkam hati, menggetarkan sanubari, apinya menyala di dalam perut, seluruh anggota tubuh menjadi pembantunya. Hati yang dimabuk cinta menjadi layu, air matanya meleleh, tubuhnya melemah, perjalanan malam terasa lama dan tidak peduli sekalipun disakiti orang yang dicintainya."
Permulaan cinta itu curahan perhatian, pertengahannya adalah penderitaan dan kesudahannya adalah nyawa yang melayang. Kalau saja diberi pilihan, tiada yang mahu untuk jatuh cinta kerana sekali mencinta, terlalu sukar untuk melerai rasa cinta itu. Tapi jangan pula ditertawakan mereka yang telah jatuh cinta, rasa sayang itu bukan paksaan ia mengetuk pintu hati kerana ia fitrah kurniaan Tuhan.
iii. Ibn Qayyum : Panduan Bercinta dan Memendam Rindu.
Malam ini terasa panjang dengan derai air mata
hatiku merasa kelu kerana derita yang mendera
ku tahan derita malam ini sambil menghitung bintang
cinta membuat hati terasa terpotong-potong
Jika di sana ada bintang yang menghilang
mata ku mencari bintang yang datang
andai tidak ku ingat jalinan antara kita
kan ku dapatkan hati ini memberontak tidak terkendali
Setiap kekasih tentu mengingati kekasihnya
pertemuan setiap hari yang diharappkan
YA Allah, ringankan kerinduan yang mendera
doa dipanjatkan dan Engkau mendengarnya
ku panjatkan sepotomg doa setiap waktu
kerana keinginan yang ada di dalam hati ku.
0 comments:
Post a Comment